Ahok Ngaku Sebenarnya Enggan Hadiri Peresmian Ruang Ramah Anak, Kenapa?

Ahok Ngaku Sebenarnya Enggan Hadiri Peresmian Ruang Ramah Anak, Kenapa?

Ahok Ngaku Sebenarnya Enggan Hadiri Peresmian Ruang Ramah Anak, Kenapa?


Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kerap meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) melalui program CSR. Sebenarnya Ahok enggan datang ke peresmian ruang tersebut. Kenapa?

"Jujur saja saya sudah tidak mau dateng ke peresmian RPTRA. Karena orang politik ada yang menuduh ketika peresmian RPTRA itu jadi ruang kampanye saya," ujar Ahok dalam sambutannya saat peresmian RPTRA oleh CSR PT Astra International Tbk di Kebon Pala, Jaktim, Kamis (28/1/2016).
Jabbar/detikcom


Ahok ditemani istrinya Veronica Tan, Chief of Corporate Communication, Social Responsibility and Security PT Astra International Tbk, Pongki Pamungkas dan Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana.

Ahok tidak menjelaskan lebih lanjut maksud ucapannya tersebut. Dia beralih menjelaskan maksud Pemprov DKI membuat RPTRA melalui CSR. 

"Karena kalau mau bikin taman saja butuh uang Rp 5 miliar. Saya mau beli truk sampah juga mahal," kata Ahok.
Jabbar/detikcom


Ahok menerangkan pentingnya RPTRA yakni sarana saling memperhatikan antar tetangga. Karena tetangga terdekat lebih baik daripada saudara yang jauh.

Ahok meminta agar RPTRA dijaga. Tempat ini bisa berhasil bila dijadikan tempat silaturahmi. 

"Kami tahun ini bangun rusun sebanyak 20.000 unit lebih. Ukurannya 32-36, semua orang yang belum beruntung, bisa punya rumah di Jakarta. Tapi kalau sudah mampu, keluar dong. Biar ada gantian dengan orang lain," tuturnya.

Jabbar/detikcom

Ahok juga meminta RT dan RW memperhatikan warga. "Tahun ini banyak penyesatan. Semalem saya ngobrol dengan orang Muhammadiyah. Jangan robohkan rumah ibadah, jangan bunuh anak-anak dan ibu-ibu," ucap Ahok. 
(nwy/try)

Komentar

Postingan Populer